Guru atau tenaga pendidik sudah sebagian besar dapat menikmati kebijakan terkait kesejahteraan guru baik melalui tunjangan profesi, fungsional dan tunjangan lainnya. Ini patut kita syukuri karena bagaimanapun guru harus kita hormati dan tingkatkan kesejahteraannya agar bangsa ini menjadi bangsa yang berilmu dan sejahtera lahir dan bathin.
Permasalahan yang sampai saat ini masih terkatung-katung oleh pemerintah adalah bagin yang sangat menunjang proses kegiatan disekolah seperti Tenaga Kependidikan (Operator/TU SD) tidak pernah tersentuh oleh kebijakan pemerintah terkait tunjangan, Selama ini Pemerintah Fokus pada kesejahteraan Tenaga Pendidik, dan cenderung mengabaikan Tenaga Kependidikan khusunya TU SD. antara pendidik dan tenaga kependidikan merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan. Guru mengajar, TU bekerja mengurus administrasi pembelajaran, administrasi siswa, adminitrasi guru, administrasi BOS, administrasi umum, dan kegiatan pendataan yang serba e- seperti Entri Data Dapodik, Lapor BOS, PIP Kembdikbud, Verval PD, Verval SP dan Verval NISN. TU/operator SD bekerja 24 jam/hari bahkan lebih dari itu karena masih banyak tugas yang harus dikerjakan diluar dinas seperti menyelesaikan tugas entry dan sinkronisasi yang biasanya untuk wilayah indonesia tengah seperti di NTB sinkronisasi dan validasi NISN biasanya dilakuan pada malam hari antara jam 1-4 malam.
Mereka para admin bekerja berjibaku tampa kenal lelah, honor yang Rp.200.000,-/bln habis dlm satu hari satu malam karena lembur. Apa yang mereka dapat, hanya menanti belas kasihan.
"ANDAIKAN OPERATOR SEKOLAH / TU SD/SMP MOGOK KERJA DI SELURUH INDONESIA MAKA PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DI INDONESIA AKAN LUMPUH / TIDAK TERURUS "
Memohon Kepada Bapak Presiden, Wapres dan Bapak Menteri Pendidikan, aga kiranya Harapan Operator/TU SD/SMP hendaknya diperhatikan dengan serius terkait dengan Kesejahteraan merka
Salam hormat, Semoga dapat segera di tindak lanjuti...............!
No comments:
Post a Comment